kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

Hati-Hati Oknum Bengkel Resmi Jual Part Imitasi

Monggo dicermati tulisan si Oom, di mana pun semestinya kita sebagai konsumen mesti hati-hati… di samping hak yang harus kita dapatkan saat membeli suatu barang sesuai harganya. Untungnya — khas orang Jawa biarpun kena sial tetep untung :mrgreen: — problem part imitasi ini udah dikembalikan utuh duitnya oleh bengkel yang bersangkutan, dan permasalahan selesai 🙂

Selamat Siang Yogyakarta!

Merupakan catatan perjalanan vario tua kelahiran 2007, si Varput!

Adalah Kamis siang yang cukup panas, tertanggal 24 Mei 2012.
Sudah 4000 km, sejak vonis seorang mekanik mengenai kampas kopling sentrifugal yang mulai aus.
Hmm ga heran sih, wong vario tu ini sudah menginjak kilometernya yang ke 56ribu sejak kelahirannya.
Setelah mengumpulkan rupiah demi rupiah, akhirnya terkumpullah mahar untukmeminang menebus seonggok suku cadang yang dinamakan kampas sentrifugal atau kopling ganda khusus metik ini :razz:

Mampir ke AHASS langganan yang terletak di pusat Kota Yogyakarta ini.
Cukup ramai siang itu, menunggulah sekitar 1 jam sambil menikmati fasilitas wifi gratis dan secangkir kopi panas.
Selain sudah langganan disini, lokasinya strategis, deket kampus.
Jadi ya sekalian pulang kuliah gitu. :wink:

Bilang sama resepsionisnya (kayak hotel lho, :lol: ), ganti kampas sentrifugal!
Diambilkanlah suku cadang yang termasuk mahal ini :shock:

:roll:
Sebelum pasang di elus-elus dulu :lol:

Sempat ragu, kok kayak gini bentuknya :shock:
Saya-pun menanyakan ke mekanik senior (yang biasanya melakukan pengecekan terakhir sebelum motor di serahkan ke konsumen), dia-pun menjamin kalo part ini asli!

Sempat cerita juga, dulu, sewaktu musibah erupsi merapi (tahun 2010 yang lalu) banyak yang ganti kampas kopling ini, karena kampas kopling gosong buat nanjak lereng merapi.
Dan masih kata si mekanik senior, sampai sekarang ga ada yang komplain mengenai kualitas suku cadang yang berbungkuskan plastik kuning ini. :wink:

Baiklah, pasangken saja bung!
Demi kenyamanan dan keamanan juga sih, apalagi saya juga merencanakan tur yang cukup panjang buat tahun ini, varput harus dalam keadaan yang terbaiknya!

:roll: 
maka, kampas kopling pun di pasangkan ke vario tua! 

Kutak-kutik..
Voila! Kampas kopling sudah terpasang di tempat yang semestinya. :wink:

Dicoba dululah!

Hmm, terbayang kenikmatan berkendara dengan kampas kopling baru. :razz:
Tarikan kembali ke kondisi terbaiknya..
Kembali kuat nanjak, buat melibas tikungan di hargodumilah atau menyusuri ganasnya jalanan sewaktu bepergian ke dataran tinggi dieng beberapa saat yang lalu :razz:

Digagahilah vario tua ini :mrgreen:

Starter bletak khas vario-pun menunjukkan ke ganasannya!
BLETAAAAAK! 

Mulai terdengar raungan mesin 110cc yang ditenagai obat kuat bernama 9power itu.

Drrrrd..drrrd..drrrrrrd..
*maksudnya getaran yang tidak lazim!

Dari sektor cvt timbul getaran maha-dahsyat (lebe! :lol: )
Selayaknya vibrator yang sedang beroperasi!

Waduh!
Bayangan akan kenyamanan vario ber kampas kopling baru-pun sirna.. :sad:
Ga ada yang namanya tarikan spontan nan lembut!
Diganti getaran kuat yang berasal dari rumah cvt.

Ah, paling ntar juga sembuh.
Coba jalan dulu sekitaran bengkel, tetep ya, helm di pakai dulu.

Muter-muter beberapa ratus meter..

Getaran semakin menjadi saat kecepatan kostan 40 km/jam :sad:

Kembali ke bengkel, untuk mengajukan penawaran pertanyaan ke si mekanik senior, yang saya rasa bertanggungjawan atas vibrator vario ini.

Kali ini si mekanik senior yang mencoba sensasi vibrator ”kenyamanan” sepeda motor 4 langkah bertransmisi metik ini,

“Ahh, normal ini mas, koplingnya belum menyatu dengan rumah koplingnya”

Kata si mekanik senior..

Ah, ga yakin saya.
Di bongkarlah bagian cvt ini lagi.
Hmm, ternyata sekrup yang menahan knalpot agak renggang,

“Ini masalahnya mas, jadi bergetar tadi”

“Dicoba lagi ya, setelah ini”

Kata si mekanik yunior..

Ah, terserah kata si mas aja dah.
Yang penting vario tua ini kembali ke keadaan semula.

Di coba dulu..

Ealah, tetep aja bergetar.
Ga ada yang berubah!

Komplain lagi dong, wong suku cadang mahal!
Kali ini dengan alasan yang mengocok perut :lol:

“Ban-nya sudah aus mas, udah ga bulet lagi ini, jadi begetar gini..”

What the *#&*&%#*&$! :twisted:
Sempat adu argumen beberapa saat, dan berakhir dengan sebuah pernyataan,

“Sekarang dipakai dulu saja, kalo ga puas, besok kesini pagi-pagi!”
“Kampas kopling lama dipasang lagi aja!”

Maunya di selesaikan hari itu juga, berhubung sudah sore dan bengkel sudah mau tutup.
Ya sudahlah, pulang dengan vibrator metik kesayangan ini.

Gundah, kalut, dan segumpal perasaaan kecewa lain bersemayam di otak saya.
Varput pulang dengan kecepatan 20 km/jam, lha mau gimana lagi, kalo diatas kecepatan itu getaran sangat terasa :sad:

Dan sayapun sampai di gubuk sederhana yang tak pantas di sebut rumah ini. :lol:

E buset, kakinya kesemutan :lol:
Moga-moga ga impotensi karena getaran ini :lol:

Penasaran, di carilah informasi mengenai kampas kopling vario yang legendaris ini.
Daaaaaaan,

:roll:
Sayapun menemukan kampas kopling asli Honda! 

Wow.. :shock:
Cakep gini bentuknya  😯
Apakah ini wujud kampas kopling yang asli!? Entahlah, wong saya belum pernah menjumpainya secara langsung.

Apakah saya tertipu?!
Saya rasa begitu :sad:

Hmm, saya perhatikan di nota pembelian juga ada yang aneh.
Kode kampas kopling tidak dicantumkan :shock:
Dan harganyapun tertulis cukup murah, sebesar 220ribu rupiah dengan ongkos pasang 15ribu rupiah.

:roll:

Ah sudahlah, esok hari diselesaikan saja :wink:

Keesokan harinya ( :lol: ), kembali ke bengkel tersebut.
Langsung mengutarakan ketidakpuasan saya, dan varput kembali dibongkar lagi cvtnya. Dengan maksud untuk mengganti kampas kopling ke kampas yang lama.

Sambil varput di bongkar, saya beranjak ke bagian suku cadang.
Disana ditemui wanita cantik :mrgreen:
Menanyakan keaslian suku cadang yang saya beli.
Tapi didapat jawaban yang kurang memuaskan. :sad:

Wow, saya terkejut.
Ternyata suku cadang berbalut plastik kuning ini tersedia disini!

:roll: 
sepertinya, yang kuning itu suku cadang yang serupa dengan yang saya pakai.. 

Setelah kampas kopling dikembalikan ke kampas kopling lama, si mekanik senior-pun mengembalikan uang pembelian dan meminta nota pembelian yang sebelumnya saya terima, tak lupa disertai permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang saya derita.

Saat saya menanyakan keaslian suku cadang itu kembali, si mekanik senior bilang,

“Dari dulu, yang namanya kampas kopling sentrifugal vario ya kayak gitu mas..”

Sayapun menunjukkan gambar kampas kopling asli, hasil pencarian di Internet. Si mekanik-pun manggut-manggut.

Permasalahan selesai..

Dan varput-pun mencoba berburu kampas kopling ke main dealer Honda di sekitaran Jombor, dengan maksud untuk mengganti kampas kopling.

Hmm, disana malah ga ada oom!
Harus inden alias antri sekitar 1 hingga 2 minggu lamanya dan dengan mengisi form pemesanan. :sad:

Cari-cari di AHASS lain, dijumpai hal yang sama, kampas kopling ga tersedia. :sad:

Oi Honda, katanya purna jualmu yang paling mantabh!? :sad:

Yang dapat saya sampaikan untuk oknum AHASS di sekitaran pusat Kota Yogyakarta ini:

  1. Kalau suku cadang ga tersedia sebaiknya dijelaskan ke konsumen, kalau memang harus inden, saya bersedia menunggu kok.
  2. Masak bengkel AHASS ga jual suku cadang asli? kamu-kan bengkel resmi, bukan bengkel pinggir jalan yang ga jelas itu.  Kasian konsumen loh :sad:
  3. Konsumen semakin cerdas, semoga kedepannya pelayanan dapat ditingkatkan.
Jadi ya, dari cerita ini dapat diambil kesimpulan bahwa teliti sebelum membeli itu penting. Bisa melalui blog ataupun forum di Internet, jadi yang saya alami ini cukup saya saja yang merasakan :wink:
Hidup HONDA!
Metik itu HONDA!
Semoga berguna!
Selengkapnya dan sejelas-jelasnya ada di blog Varput 🙂
Waspadalah… waspadalah… hati-hati beli part kecuali dari pabriknya langsung atau bikin sendiri :lol:

21 responses to “Hati-Hati Oknum Bengkel Resmi Jual Part Imitasi

  1. ipanase 6 Juni 2012 pukul 6:38 PM

    rodo bedo karo sing mau, neg aku malah tau ngalami juga, huaaaaaaaaaaa
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/06/06/efek-domino-sebuah-spyshoot/

  2. Bimo Valenciano 6 Juni 2012 pukul 6:42 PM

    saya kalau mau beli parts, biasanya buka di web dulu oom. terus dicatat kode partsnya.. baru ke dealer…
    jaga2 kalau dapat yg ga asli..

  3. si Oom! 6 Juni 2012 pukul 8:16 PM

    Waspada itu lebih baik, makasih oom KB 😉
    Semoga kejadian ini hanya saya yang mengalami :mrgreen:

  4. cybermonster 6 Juni 2012 pukul 8:19 PM

    Langsung komplain ke Astra Honda Jakarta aja bro, aq pesan accessories Vario sampai tanya 3 x dg jawaban tidak memuaskan akhirnya aq langsung kirim email ke astra jakarta, eeee … 2 hari lgs di telp klo accessoriesnya sdh tersedia

  5. busukk 6 Juni 2012 pukul 8:48 PM

    onda emang ebatt

  6. Juke 10 Juni 2012 pukul 5:56 PM

    Montir janc*k iku om, kalo nggak ori ya ngomong nggak ori, tinggalin aj ahass kayak gitu biar bangkrut, cari yg jujur2 sj.

  7. Gun Die 13 Juni 2012 pukul 12:08 AM

    ha..ha.. si oom kurang kerjaan aj.. ksian tu klo mekaniknya di pecat gmn gara2 tulisan anda.. ksian anak istrinya… dia kerja kan jg cuma ikut orang, vario ku jg sempet pakai produk itu tp gak masalah tu,,, lagian varput mu walaopun di ganti dg part yg asli pun jg belum tentu enak spt apa yg anda harapkan..

  8. kudalumping 13 Juni 2012 pukul 7:22 PM

    woh. Sembranganan

    • Gun Die 15 Juni 2012 pukul 12:31 AM

      @kudalumping: berarti anda tak menggunakan hati nurani n kemanusiaan. jika ahass ditutup, pasti si penulis akan berbangga, tapi bagi yg kehilangan pekerjaan n nafkah keluarga, sy yakin kalian tak akan dituntut, paling2 hanya akan mendapat doa2 buruk dr si penderita.

  9. deddy 15 Juni 2012 pukul 1:43 PM

    @Gun Die: jangan suudzon terhadap penulis dengan berkata “pasti si penulis akan berbangga”. setiap dari kita pasti memiliki hati nurani, mencari nafkah pun juga jangan dengan cara yang tidak baik mas atau dalam artian bekerjapun juga harus dengan hati nurani bahwa customer tersebut juga memiliki keluarga.
    mohon koreksinya jika saya salah…

  10. awan 27 Juni 2012 pukul 7:55 PM

    ea,si oom ni kan berbagi pengalaman….bagi yg gk tau kan jadi tambah?betul teliti sebelum membeli..waspadalah!!!!!!!!

  11. kn 9 Juli 2012 pukul 10:08 AM

    laporkan saja ke AHM pusat.
    waktu ane pake tigi 2000 dl jg punya pengalaman krg enak dg AHAS, ane lapor ke AHM pusat, selang 10hari kepala mekanik AHAS tsb datang kerumah dg nada memelas & akhirnya masalah terselesaikan.
    malah kepala mekanis tsb bilang kena SP2 dr AHM pusat.

  12. vario item 1 September 2012 pukul 3:32 PM

    wah dulau pernah liat postingan,eh… Trnyata sya mengalaminya hari ini tgl 1/9/2012,motorku hbis mudik kondisinya brgetar,baru td siang sy ke ahas,mau servis katanya kanvasnya gk tersedia disana,harus inden dlu…
    Terpaksa harus ke ahas lain,muter2 cari hampir ke semua ahas dikotaku,semuanya bilang gk tersedia harus inden,lalu ada satu ahas di jl.padayungan tasikmalaya dsana ada,tadinya sy sempat lega rasanya akhrnya dpt juga,tp pas sy cek trnyta brangnya mirip sma yg diatas,pake dus merknya honda tp made in thailand,pas dbuka isinya ada 3buah kanvas diiket pake karet gelang dibungkus pake plastik kuning yg dibakar pake api lilin(kaya kripik).
    Wah disitu waktu dpasang sy langsung menolaknya,adu argument sma mekaniknya pun terjadi,bhkan dia ngash garansi kalo sy ykin ini palsu coba cek ke ahas yg lain,dan kalo kanvas itu sudah dpasang lalu trnyata gk nyaman bisa blik lg…
    Sya nyari dsemua grosir dan benkel semuanya sma yg kyk gt,memang merknya honda tp kyk palsu gt…
    Kira2 ada yg bisa bntu sy,yg kaya gmana bentuk dan kemasan kanvas kopling yg original,soalnya sy menanyakan ke ahas mereka cuma menunjukan bentuknya sja,kemasannya mereka gk tau,cuma bilang yg dikardus itu palsu…

  13. Arif Sujarwadi 21 November 2012 pukul 8:31 AM

    kalo saya mending pake part racing, plusnya tarikan lebih responsif, minusnya harganya lebih mahal

  14. QQ 18 Juni 2013 pukul 11:24 PM

    wah itu honda, saya jg pny pengalaman buruk di bengkel resmi ya**ha
    pantawlah saat motor anda diutak atik , krn simontik uda dibekalin trik menipu agar suku cadang mereka laku
    contoh ,
    1. ganti krn aur dari A ampe Z
    2. onderdil asli anda diam2 di ganti ama yg uda bekas
    dgn tjuan trjadi kerusakan laen di besok hari , akhr na kt pun kembali ke mereka

    jd tetep ati2, mdg ke mekanik yg kt kenal dr pada dngerin kata mereka harus ke bengkel resmi

  15. prameswara 12 Juni 2015 pukul 4:09 PM

    Kalo saya cuma mau share aja nih bro/sis…
    Jangan mudah percaya sama mekanik bengkel resmi, karena pengalaman sy servis di bengkel resmi (N.M) bek-tim, waktu itu motor (CS1 2012) saya mbrebet, ndut2an saat digunakan !
    sempat di servis & ganti oli (96rb) tapi hasil nihil, tidak ada perubahan, msh mbrebet…
    disarankan ganti karet vakum (160rb), klo msh mbrebet coba di skir klep (400rb), bahkan kepala mekaniknya menyarankan ganti karburator baru (820rb).
    Untungnya sy gk percaya bgtu aja, lalu sy coba bawa ke bengkel rumahan, disitu cuma di stel klep sm ganti busi (60rb) motor langsung GAS POOOLL…. Ngeeeennggg…
    Kebayangkan brp duit klo mengikuti saran mekanik bengkel resmi tsb ??!

  16. alan 9 September 2015 pukul 5:12 PM

    di komplek ane juga gitu beres y*maha waktu itu ane beli bohlam rem buat mio eh dikasih malah bohlam supr*. dan itu lebih mahal 3X dari beli di cast*l point.

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: