kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

Seuntai Renungan

 

Aku pergi ke sana ke sini selalu bersama motorku
Setia mengantar ke manapun aku perlu
Walau motor bututku kadang membuatku malu
Sebentar sebentar rusak tak bisa melaju

Ah sudahlah memang ini urusanmu?
Motorku ya motorku
Motormu ya motormu
Peduli apa kamu!

Tahukah kamu
Motor ini hasil jerih payahku
Tolong jangan dianggap lucu
Aku pun takkan mengganggumu

Saat melaju di jalanan ini
Aku selalu berada di jalur kiri
Berkendara dengan hati-hati
Saat berboncengan maupun sendiri

Sobat maafkan aku bila jalanku pelan
Bukan maksud untuk mengganggu perjalanan
Silakan mendahuluiku jalan duluan
Aku takkan marah ataupun melawan

Wahai pengemudi mobil dari arah berlawanan
Aku tahu kamu ingin segera sampai tujuan
Tak perlu kamu mengedipkan lampu kemarahan
Yang aku inginkan hanyalah sedikit berbagi jalan

Tapi kadang aku berpikir sesaat di perjalanan
Apakah aku sering mendahului sembarangan
Hingga akhirnya karma kepadaku diberikan
Biar aku merasakan bagaimana ketidaknyamanan

Motor bebekku melaju selap selip
Melewati belantara sedan dan jip
Membuat mataku tak sempat berkedip
Tak sempat pula lampu seinku kelap kelip

Di kemacetan memang aku jadi raja
Mengalahkan mobil mewah maupun bus kota
Aku bisa sampai duluan tanpa jeda
Tanpa terlambat sekolah atau masuk kerja

Aku tahu, sekali lagi aku tahu
Kamu pengendara mobil menggerutu
Kadang adanya aku dan teman-temanku
Kamu merasa terganggu dan ingin menghajarku

Cobalah sesekali
Rasakan berada di posisi ini
Naik motor bebek melewati jalanan begini
Pasti akan merasakan nikmatnya hidup ini

Entah sampai kapan aku bersama motor bebekku
Aku ingin kenyamanan, begitu suara hati kecilku
Bagaimana caranya aku tidak tahu
saat ini tak ada yang bisa menjawab pertanyaanku

Mungkin motor bebek dibatasi
Atau semua kendaraan dibatasi
Bisa saja bahan bakar dibatasi
Jangan-jangan nanti jalan pun akan dibatasi!

Sebenarnya tak ada gunanya merenung seperti ini
Biar bagaimanapun juga takkan merubah kondisi
Percuma tanpa tindakan yang pasti
No eksyen talk onli :mrgreen:

Iklan

19 responses to “Seuntai Renungan

  1. karismanis 15 Oktober 2010 pukul 5:06 AM

    ketiax.. 😀

  2. elsabarto 15 Oktober 2010 pukul 7:10 AM

    setidaknya punya hati untuk empati

  3. bukan blog bi(n)asa 15 Oktober 2010 pukul 7:37 AM

    zzz…zzz…
    Pokoknya,matikan tv jam 6pm-9pm..
    -ga ada hubungannya-

  4. kilaubiru 15 Oktober 2010 pukul 7:56 AM

    @satmer
    @basho
    @karismanis
    kompak bener bro embat podium 😀

    @kang elsabarto
    manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial
    #pelajaran ips jaman sekolah :mrgreen:

    @bbb
    matikan tv, onlen tetep 24 jam… 😀

  5. BULETIN 15 Oktober 2010 pukul 8:08 AM

    Disyukuri aja bro, masih punya motor dr pada tdk punya kan perginya jalan kaki malah berabe kan?

  6. kilaubiru 15 Oktober 2010 pukul 8:20 AM

    @guspur
    betul bro… apa2 kalo disyukuri hati jadi tenang 🙂

  7. martini 15 Oktober 2010 pukul 9:15 AM

    weleh2….puitis…. :))

  8. nunoe 15 Oktober 2010 pukul 9:50 AM

    loh??om KB bukannya pake matic??
    :mrgreen:

  9. Darmawan 15 Oktober 2010 pukul 11:39 AM

    yang jepret mbak kilau kuning ya bro…..

  10. one08 15 Oktober 2010 pukul 11:54 AM

    blogger geger gara-gara ayumii
    bikin koboys sakit hati
    sahabat setia tak akan pergi
    sampai ajal menjemputku nanti

    😆 :mrgreen:

  11. Maskur® 15 Oktober 2010 pukul 2:56 PM

    Absen saja guys
    sambil menyimak tulisan yang sangat puitis
    tidak mencerminkan narsis
    tapi cukup menjadi simbol eksis
    Pokoknya like this!

  12. dturtle 15 Oktober 2010 pukul 4:50 PM

    “Tapi kadang aku berpikir sesaat di perjalanan

    Apakah aku sering mendahului sembarangan

    Hingga akhirnya karma kepadaku diberikan

    Biar aku merasakan bagaimana ketidaknyamanan”

    kata-kata di atas membuat saya berpikir kembali dengan kelakuan saya di jalan,,, 🙂

  13. kilaubiru 16 Oktober 2010 pukul 7:03 AM

    @martini
    wkwkwkwk… puitis pas lagi kesambet :mrgreen:

    @nunoe
    oh ituu skywave saya namanya “bebek”
    xixixixixi 😆

    @Darmawan
    hehe…. betulll bro, itu foto cuma pake kamera saku 😀

    @one08
    blogger geger gara-gara ayumii
    eh tapi saya tenang2 aja tu mas… hihihihihi :mrgreen:

    @Maskur
    like ndis juga mis.. eh mas :mrgreen: 😆

    @dturtle
    hehe… makanya sekarang saya itung2 bro kalo mo ugal2an di jalan, takut kualat 🙂

  14. panginyongan 16 Oktober 2010 pukul 8:28 AM

    “Tapi kadang aku
    berpikir sesaat di
    perjalanan
    Apakah aku sering
    mendahului
    sembarangan
    Hingga akhirnya karma
    kepadaku diberikan

    Biar aku merasakan
    bagaimana
    ketidaknyamanan ”

    kata-katane koyo bar kpleset..
    Hati2 akh inget td pagi mao nyubruk sepeda…

  15. asmarantaka 16 Oktober 2010 pukul 8:56 AM

    yg penting Happy (76 banget) :mrgreen:

  16. shu_enk 25 Oktober 2010 pukul 11:16 AM

    Suka duka Naik Motor ya bro… :mrgreen:

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: