kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

Baru Mengendarai Motor, Adaptasilah

Biasa berkendara motor setiap hari, jam terbang alias pengalaman pasti bertambah. Namun, bisa saja karena sesuatu hal, tidak mungkin mengendarai motor selama beberapa waktu. Saya sendiri yang menganggap motor sebagai partner perjalanan utama, di saat harus melakukan perjalanan dengan roda 4 atau lebih, ada sedikit rasa “kurang” atau “kangen”. Tak ada lagi kaki turun saat berhenti. Tak lagi bisa memandang luas tanpa terhalang kabin… dan tentunya tak bisa lagi overtake dengan selap-selip 😀

Begitu pula bila karena kesibukan atau tugas ke luar kota, mengharuskan berpindah tempat dengan angkutan umum. Apalagi bagi motorholic seperti saya, rasanya pengen ke mana pun naik motor… hehe… :mrgreen: Nah, bila selama beberapa waktu tidak “menyentuh” motor, maka mesti adaptasi alias penyesuaian, jangan langsung asal pelintir gas…!

Pertama yang harus dilakukan, cek kondisi kendaraan, apalagi bila selama motor ditinggal tidak ada yang memakai atau merawat. Pastikan kondisi mesin, kelistrikan, roda, serta standar keamanan pribadi telah optimal. Perlengkapan standar berupa helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu. Sekali lagi jangan langsung tancap gas!

Saat mulai berjalan, lemaskan jari tangan dan kaki dengan mengaktifkan rem pelan-pelan. Saat seminggu atau lebih tidak mengendarai motor kadang terasa canggung, itulah yang perlu dibiasakan kembali pelan-pelan. Sesuaikan kontrol motor, bila sebelumnya mengendarai motor berkopling manual, lalu tiba-tiba harus berpindah mengendarai motor bertransmisi otomatis yang posisi rem di kedua tangan. Mulai dengan ritme bermotor yang pelan dulu, hingga perlahan menyesuaikan ritme berkendara sebenarnya.

Catatan : Ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, mari diskusi 🙂

Semoga berguna 😉

Iklan

30 responses to “Baru Mengendarai Motor, Adaptasilah

  1. one08 7 April 2010 pukul 2:40 AM

    aceem…!! kok aku yg jd tersangka nih! btw ra doyan pertamaxx!

  2. luxferre 7 April 2010 pukul 6:13 AM

    @pertamax
    Npo kok misuh2?

  3. SkyrideR 7 April 2010 pukul 6:23 AM

    Podium dulu.. gambarnya contoh yg baik ato contoh yg buruk…

  4. SkyrideR 7 April 2010 pukul 6:25 AM

    kb mau bilang klo bro one baru blajar naik motor.. he..he..

  5. Maskur on Servis Di Bengkel Resmi 7 April 2010 pukul 6:29 AM

    Ya benar….dulu sewaktu masih di Jakarta, pulang sebulan sekali, di Jakarta sama sekali gak pernah bawa motor.
    Begitu pegang setang Motor rasanya kagok..

  6. anddeep 7 April 2010 pukul 6:39 AM

    Absen aja

  7. blognyamitra 7 April 2010 pukul 7:26 AM

    kalo ane kelamaan gak mengendarai motor bisa biqin badan meriang 🙂

  8. alrozi 7 April 2010 pukul 7:31 AM

    absen… iya tuh, bro one tuh baru belajar naek mongtor… makanya dipinjemin mongtor matic… 😛
    maticnya pun dikasih 2 airbag, biar kalao nubruk bisa langsung ngembang… byurr!!! 😛

  9. arantan 7 April 2010 pukul 8:35 AM

    Iya sih… 🙂
    kalo baru pegang lagi, slow dulu 🙂

  10. kentadis 7 April 2010 pukul 10:34 AM

    Bnr kata mas k.b
    Smpet g bw mtor 2 mggu gr2 tipes kmrn, kaya riding skillx ilang 25% :mrgreen:

  11. asmarantaka 7 April 2010 pukul 3:22 PM

    hmm….sungguh matic yg teramat keren…..xixixixii :mrgreen:

  12. SkyrideR 7 April 2010 pukul 3:32 PM

    Klo gw ko ng bisa ya dalam satu hari ng naik motor.. Tiap hari harus naik motor.. nduwene. He..He..

  13. asmarantaka 8 April 2010 pukul 4:25 PM

    hahahhaha…kan kalo pake tuh matic harus membiasakan diri juga loo..xixiixi :mrgreen:

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: