kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

Kamuflase Merek Nokia

NOKLA N97

Jangan heran bila menemui ponsel seperti ini di pasaran lokal. Ponsel buatan China ini memang sepintas tampak “menipu”. Konsumen yang tidak teliti pun bisa saja mengira ini NOKIA, padahal NOKLA, beda di huruf “I” dan “L”. Strategi produsen ponsel-ponsel China ini barangkali menjadi jalan pintas yang ampuh untuk mencuri perhatian konsumen.

Dalam dunia marketing, kamuflase juga dapat dikondisikan seperti strategi menyamarkan diri dari lingkungan sekitarnya. Alasan pertama sebagai penarik perhatian konsumen. Kedua, harga yang ditawarkan merek kamuflase ini relatif murah, menyasar konsumen yang sensitif dari segi harga dan model. Ketiga, konsumen bisa saja berpikir merek kamuflase itu masih ada “hubungan” dengan merek yang dikamuflase. Namun, apakah ini masuk kategori penjiplakan atau pembajakan merek? Kita tidak bicara hal itu, di sini sekedar menjadi pengetahuan, bahwa tentu saja ada fitur yang berbeda karena umumnya harga bicara. Harga yang relatif murah sebanding dengan kualitas yang pastinya lebih rendah dari merek yang dikamuflase, atau bahkan dapat berpengaruh negatif dipandang dari segi kesehatan dalam jangka waktu lama.

Dicontohkan di sini, ada ponsel bermerek NOKIA dikamuflase menjadi NOKLA dan NCKIA. Sekilas bagai pinang dibelah 3😉

NOKLA N77

NCKIA E71

nokia-6500-clone-nckia-6500

NCKIA 5300

nckia

nokla

Selain merek ponsel NOKIA, ada juga SAMSUNG (dikamuflase menjadi SUMSUNG), SONY (SUNY), MOTOROLA (MOTOLOLA), serta banyak sekali merek yang jauh dari kamuflase nama atau tipikal huruf namun memiliki model atau bentuk yang mirip-mirip. Tak hanya ponsel, semua produk yang dinilai laris di pasaran bisa melakukan strategi marketing ini.

5 responses to “Kamuflase Merek Nokia

  1. nunoe 23 Juli 2009 pukul 4:09 PM

    legal kah???😕
    mengingat ini adalah hak cipta dari produsen yg aselinya…

  2. kilaubiru 23 Juli 2009 pukul 5:22 PM

    @ nunoe
    bicara legal tentang merk, sah2 aja klo tidak ‘sama’ dan tidak ‘identik’
    tapi klo desain sampe software di dlm ponsel tu sama/mirip, bisa dituntut pemilik merk yg ditiru,
    tentu saja berpayung hukum internasional. CMIIW🙂

  3. M.alfaridzy 22 Mei 2010 pukul 12:27 AM

    bgmn cara order nya nich..

  4. Jabon 29 Juli 2010 pukul 1:35 PM

    hohohoho ada ada aja ni jaman sekarang ya…. namun menurut saya mreka kratif banet

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: