kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

Pajak Kendaraan Bermotor Telat, Polisi Tidak Berhak Menilang, Benarkah?

Mas bro, akhir-akhir ini di beberapa jejaring sosial menyebar tulisan yang intinya berisi apabila pajak sepeda motor atau mobil mati alias telat bayar pajak maka Polisi tidak berhak menilang pendendara.

Ini screenshootnya :D

stnk tilang pajak

Copas tulisan langsung yah mas bro :)

Pajak Motor/Mobil anda Mati? Polisi gak Berhak Nilang

Hal ini dibenarkan oleh Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya,“Masalah pajak bukan urusan polisi, tapi Dispenda. Kalau masalah pajak polisi enggak berhak menilang,”

Bahkan, seandainya pembayar pajak yang telat ini pas kena razia di jalanan umum, polisi tetap tidak bisa berbuat apa-apa. “Kalau semua surat lengkap dan gak ada masalah, ya, enggak bisa ditilang,” ucapnya.

Jika si polisi tetap mengambil tindakan menilang, Djoko menyarankan agar si pengendara mengajukan komplain secara resmi. Pengendara bisa mencatat nama polisi yang tertera di seragam dan melaporkan kepada yang berwenang.

kalo tetep ngotot minta pd polisi tsb peraturannya ? pasal berapa ? suruh menunjukkan…kalau nggak bisa jangan mau..!
Soalnya telat bayar pajak itu sudah ada sanksi tersendiri yaitu denda…dan itu urusan dinas pendapatan daerah (dispenda).

Semoga info ini bermanfaat.

Betul memang, pada dasarnya penindakan keterlambatan pajak bukan wewenang petugas kepolisian, melainkan oleh Dinas Pendapatan Daerah dalam bentuk sanksi administratif alias denda yang dibayarkan saat membayar pajak kendaraan melebihi tanggal jatuh tempo, dan akan diakumulasikan periode berikutnya. Lalu kenapa saat pemeriksaan di jalan, telat bayar pajak tetap kena tilang?

Penjelasannya begini mas bro, menurut Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ) pasal 106 ayat 5, “Pada saat diadakan pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor wajib menunjukkan: a. Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor; b. Surat Izin Mengemudi; c. bukti lulus uji berkala; dan/atau d. tanda bukti lain yang sah.” Dari pasal itu berarti pajak telat nggak diperiksa dong, kan bukan bagian dari SNTK?

pajak STNK telat

Jawabannya begini, di lembar STNK sebelah kanan ada kolom pengesahan, yang isinya dicap oleh Dispenda atau Samsat, ini nih lebih jelasnya :)

pengesahan STNK telat

Jadi kalau telat membayar pajak otomatis tidak dilakukan pengesahan tahunan di STNK, sehingga STNK dianggap tidak sah. Bila kendaraan kita sudah berumur 2 tahun berarti ada 2 cap/stempel pengesahan, kalau kosong ya artinya STNK tidak sah. Jelas kan sebabnya kenapa Polisi berhak menilang :)

Demikian mas bro, terlepas bagaimana praktek dan penindakan di lapangan, orang bijak taat bayar pajak, biarin ada petugas pajak yang korupsi atau menerima suap, yang penting kita sudah memenuhi kewajiban kita sebagai warga negara wajib pajak :) Dan pastinya tidak mungkin Polisi menilang kalau kita tidak bersalah ;)

Foto dari berbagai sumber

kilaubiru >>>

About these ads

89 responses to “Pajak Kendaraan Bermotor Telat, Polisi Tidak Berhak Menilang, Benarkah?

  1. ardiantoyugo 10 April 2013 pukul 6:33 PM

    Aku uwes pajek… Suwer…

  2. mandirajati 10 April 2013 pukul 6:38 PM

    alhamdulillah masih 5 bulan lagi majeke. dobel deh 4 roda

  3. Deddy Eka Putra 10 April 2013 pukul 7:20 PM

    engeeeeehhhhhhhhhhhhhhhhhhh……………

  4. khaco 10 April 2013 pukul 9:46 PM

    tuhan mha adil,spndi”a kita mnyembunyikn ssuat pasti akn ktwan,sprti kya ksus yg skrng..akhir’a kita smua tau kn.

  5. stevant 10 April 2013 pukul 11:08 PM

    Itu kan bukti bayar PKB mas bukan bukti sah tidaknya STNK, kecuali ada juklak dari KAPOLRI bahwa yang tidak ada tanda pengesahan PKB maka STNKnya dianggap tidak sah maka anggota POLANTAS tidak berhak menilang….saya sendiri selalu bayar pajak tepat waktu tapi yg konyol pernah ada razia pak POLnya sok2an ngasih nasehat kalau Pajaknya sudah harus bayar lagi, padahal masih 1-2 bulan lagi baru habis…..berarti kan memang cari2 gara2…itu di blognya pak POL aja saya tanya mereka gak bisa kasih jawaban.

    • kilaubiru 10 April 2013 pukul 11:29 PM

      betul mas bro, stempel di STNK bareng saat pembayaran pajak tahunan, di STNK juga tertulis masa berlaku hingga tanggal sekian selama 5 tahun sejak diterbitkan STNK, berbeda dengan masa berlaku di lembar pajak yang berlaku 1 tahun

      ada kasus, pajak tidak dibayar atau telat hingga bertahun-tahun karena terlilit masalah dengan BPKB (karena tanpa BPKB/salinan BPKB tidak bisa membayar pajak tahunan) ataupun karena kendaraan bermasalah, misalnya hasil curian atau tindak kejahatan. nah, hal ini bisa masuk ranah kepolisian karena dicurigai ada masalah itu tadi ;)

      sekali lagi terlepas bagaimana kondisi aktual di lapangan, semestinya pajak yang besarnya cuma 1,5 % dari harga kendaraan (sebelum pajak progresif pastinya :D) wajib kita bayarkan. mosok mampu beli kendaraan tapi nggak mampu bayar pajaknya… yah biarpun belinya kredit.. hehe… :mrgreen: lagipula daripada bayar denda terlambat pajak, mending dendanya buat jajan :D

      thanks sharingnya mas bro :)

  6. smartfaiz 11 April 2013 pukul 8:20 AM

    motor saya pajeknya mati 2-2nya Ninja 250 dan Spin 125… mampu bayar pajak tapi posisi saya dijakarta dan motor plat Surabaya. Ribet ngurusnya….

    • epin@fy.com 4 Agustus 2013 pukul 8:57 PM

      buruan bayar pajaknya gann.. mumpung di jatim skrang ada kbijakan pmutihan dri gubernur.. grtis denda pajak…. grtis bbn1,2,dstnya, dskon 50% mutasi plat nmor mlik prusahaan dri luar jatim di jadiin plat jatim

  7. Moncer 11 April 2013 pukul 8:33 AM

    Saya setuju kalau pajak telat bisa dijadikan alasan untuk menilang/menahan. Kenapa?? bayangkan kita dalam posisi kehilangan motor beserta STNK-nya, trus motor itu dipake keluyuran si maling dengan leluasa meski pajaknya telat bertahun-tahun (karena yg bisa membayar pajaknya pemilik yg dibuktikan KTP Asli sebagaimana tercantum di STNK). Nah penahanan/tilang atas STNK yang PKB-nya telat itu bisa digunakan untuk mempersempit ruang gerak kendaraan hasil kejahatan tersebut

  8. ipanase 12 April 2013 pukul 7:11 PM

    mangapppppppppppppppp tenan

  9. pak tarno 12 April 2013 pukul 11:37 PM

    gak tau ah…segala informasi di internet belom tentu 100%benar.
    seperti kasus slip tilang warna merah/biru, dimana katanya kalo milih slip warna tertentu akan lebih murah karena bayar langsung di bank. NYATANYA beda 100%.
    bayar di bank berarti malah bayar tuntutan maximal, tilang biasa bisa kena 500k atau 1jt sesuai tuntutan maksimal undang2, sedangkan kalo tilang sidang kenanya gak sampe 100rb.

    • Andik 27 November 2014 pukul 8:15 AM

      Ente yg salah, justru slip merah itu bayar denda nya memang MAHAL, karena si pelanggar aturan MENENTANG/TIDAK MENGAKU atas pelanggaran. Klo udah ditilang dan kita mengaku salah dapet slip biru, denda nya lebih ringan

  10. Anonymous 12 April 2013 pukul 11:42 PM

    Tetap gak berhak ditilang…… cz ini bukan alasan yg tepat….

  11. polce 14 April 2013 pukul 12:09 AM

    yang pasti ga berhak nilang karena wajib pajak uda kena denda kecuali stnk dan motornya beda…

  12. Anonymous 17 April 2013 pukul 5:24 PM

    aku pernah kena suap padahal surat2 kendaraan dan sim ku lengkap hny pajaknya mati
    gimana sarannya?

  13. Anonymous 18 April 2013 pukul 7:47 PM

    Kalau tahun pertama pasti belum ada stempel di STNK ( krn berlaku 5 tahunan) Betul penafsiran tiap (oknum) Polantas berbeda,tergantung “mood dan niatnya”

  14. Anonymous 6 Mei 2013 pukul 11:33 AM

    Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ) pasal 106 ayat 5, “Pada saat diadakan pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor wajib menunjukkan: a. Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor; b. Surat Izin Mengemudi; c. bukti lulus uji berkala; dan/atau d. tanda bukti lain yang sah.”
    tanda bukti lain yang sah itu di bagian penjelasan undang2 itu: Yang dimaksud dengan “tanda bukti lain yang sah” adalah surat tanda bukti penyitaan sebagai pengganti Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor, Surat Izin Mengemudi, dan kartu uji berkala.
    bukan masalah di stempel atau nggak nya

    • Anonymous 11 Juli 2013 pukul 8:19 AM

      bnr tuuuuhh klo memang sudah tidak membayar pajak lebih dr berlaku’a mungkin bisa dicurigain tp klo blm melibihi masa berlaku STNK msh wajar” ajh..

  15. pagas 6 Mei 2013 pukul 11:48 AM

    apa ada g uu yang megtur tidak bayar pajak bermotor tidak ditilang polisi

    • mangkusudiro 25 Mei 2013 pukul 8:30 PM

      peraturan dibuat sebagai dasar tindakan bro…. klo gak ada peraturannya ya jangan meninda. jangan karna gak ada aturan yang melarang trus melakukan tindakan…ngawur itu namanya….

  16. odecorp 9 Mei 2013 pukul 8:06 PM

    gak ada peraturan yang jelas bagi rakyat awam, lebih baik dibuat peraturan yg lebih jelas. Kalau penafsiran kata2 anak kecil juga bisa

  17. kapan ada pemutihan pajak stnk ? 14 Mei 2013 pukul 11:46 AM

    pajak stnk ku telat 3 th.ada yg tau enggak kapan ada pemutihan pajak ?

  18. tito 14 Mei 2013 pukul 4:33 PM

    tadi pagi gw ke leasing (msh kredit), tgl jatuh tempo bayar mtor per tgl 10, bulan mei ini gw blm byar cz nugu gajian ntr tgl 28an, tp klo duit buat bayar pajak tahunan motor sih ada tp si leasing nyuruh byar angsuran bulan ini dulu mengingat syarat untuk byar pajak kudu ngelampirin copyan BPKB yng pny gw masih di leasing tsb, gmn caranya spy gw bs byar pajak tp nunda byar angsuran dulu untuk bulan ini(Mei)?? #ttp tkut kena ditilang trus mtor gw di angkut POL

  19. Anonymous 17 Mei 2013 pukul 2:54 PM

    mau tanya ni.. bayar pajak klo bukan atas nama wajib pajak pada STNK bisa ga ya?? dikenakan denda ga?? katanya siy dkenain denda masalahnya Nama Wajib pajak pada STNK telah meninggal dunia,, KTP nya juga sdh tidak berlaku lagi. naah bagaimana ya caranya
    .. trimakasih

  20. adye 25 Mei 2013 pukul 2:05 PM

    saya sudah 1 tahun 5 bulan pajak motorku mati + ganti stnk + sim

    ohhh my good

  21. baim 31 Mei 2013 pukul 12:53 AM

    Stnk sy sudah mati 6 bulsn kira”kena denda berapa es?

  22. Anonymous 3 Juni 2013 pukul 1:04 AM

    semoga BeSar PASAL daripada TILANG…

  23. willy 15 Juni 2013 pukul 2:07 AM

    Mas bro Bagaimna cra byar pjak mtor jika 2 thun mati STNKnya. Dan motor ni saya beli dri orang ttpi orangnya plang kmpng, tapi sya pngn balik nama n prpnjng sratnya

  24. Anonymous 16 Juni 2013 pukul 11:59 PM

    Sebenarnya aku kpingin bayar pajak, tapi kenapa rumit banget ya ??? Motorku plat B dan aku di solo, aku sedih jak pajak

  25. surel 17 Juni 2013 pukul 11:24 AM

    intinya gini, kalo polisi gak nilang, ntar mereka ga dapet income donk…………..

  26. Anonymous 22 Juni 2013 pukul 11:00 PM

    Ini berlaku ngak??? Se indo

  27. andichulo 23 Juni 2013 pukul 12:41 PM

    Jd Klo kita tdk bayar pajak STNK berarti lembar STNK yg limahTahunan itu tdk sah, ko gitu buat ada STNK lima tahunan klo toh tdk sah bila Pajaknya tdk dibayar… aneh.. juga, sy sudah bayar pajak tp tdk ada stempel pengesahan dr dispemda.. klo gitu biar udah bayar, STNK saya juga tdk sah.. aneh2 lg.. butuh aturan jelas bukan penafsiran di indonesia terlalu hebat menafsirkan wajar aj hukum bisa dibolak-balik. kita itu butuh aturan yg jelas dan kepastian hukum yg jelas bukan penafsiran seperti yg anda utarakan.. “BAHAYA KLO APARAT HUKUM BERTINDAK ATAU MENINDAK BERDASARKAN PENAFSIRAN TANPA HARUS ADA HUKUM / PERATURAN YG PASTI..

    • Anonymous 5 Juli 2013 pukul 11:07 AM

      Spakat Mas,

      Dan penulis apakah tidak melihat ada tanda dan Stempel dari Direktur lalu lintas Polda Metro jaya, dan saya rasa itu sudah SAH, dan di bawa juga sudah tertera masa berlakunya. kalau memang Penulis menyatakan STNK itu tidak sah dan SAH setelah ada cap Dispenda/samsat maka selama dari kita beli motor hingga kita membayar pajak tahun pertama,STNK yang di berikan ke kita itu tidak sah, Kalau seperti itu kejadiannya menurut penulis motor baru kita yang baru keluar STNKnya dapat ditilang POLISI.

      Berarti yang baru membeli motor harus sabar memakai motornya hingga 1 tahun kemudian karena kalau dipakai akan ditilang karena belum membayar pajak dan STNKnya tidak sah.

      hahahahahahahahahahahahahahahaha

  28. ahmad 24 Juni 2013 pukul 7:31 PM

    yang penting motor resmi bukan colongan,,kayak polisi ndak ada yang salah,

  29. Anonymous 5 Juli 2013 pukul 11:08 AM

    penulis apakah tidak melihat ada tanda dan Stempel dari Direktur lalu lintas Polda Metro jaya, dan saya rasa itu sudah SAH, dan di bawa juga sudah tertera masa berlakunya. kalau memang Penulis menyatakan STNK itu tidak sah dan SAH setelah ada cap Dispenda/samsat maka selama dari kita beli motor hingga kita membayar pajak tahun pertama,STNK yang di berikan ke kita itu tidak sah, Kalau seperti itu kejadiannya menurut penulis motor baru kita yang baru keluar STNKnya dapat ditilang POLISI.

    Berarti yang baru membeli motor harus sabar memakai motornya hingga 1 tahun kemudian karena kalau dipakai akan ditilang karena belum membayar pajak dan STNKnya tidak sah.

    hahahahahahahahahahahahahahahaha

  30. dodoy 6 Juli 2013 pukul 1:32 AM

    hahahaha baru pertama kali kena tilang gara2 pajak stnk mati,, mungkin karna saya bodoh kali yah :D
    bayar deh 100 rebo maklum ga tau apa2 gara2 ga tau aturan yg jelas nya yg gmn
    tapi setelah membaca artikel ini saya ngerti
    satlantas (kere) menggunakan ilmunya buat membodohi kaum awam yg kurang pengetahuan seprti saya ,,
    bukan nya mengajari malah membodohi,,,
    pergi kena pulang kena,,,
    untung saja saya tidak membawa reporter,,,
    klo bawa reporter/wartawan polisi yg (kere/banyak utang) mungkin diam tanpa kata yah:D
    maap yah pak polisi saya butuh ketegasan bukan membodohi kaum awam,,,
    duit bukan masalah,, yg saya butuh ketegasan bukan membodohi kau awam,,,,

    satuhal yg saya sesali kenapa yg mau nilang saya pake jaket yg tanpa nama petugas nya???
    apa itu sengaja buat nutupi nama baik satlantas???
    buat para SATUAN LALULINTAS tolong tunjukin,,, tunjukin kebenaran kalian jangan hanya TUNJUKIN KESALAHAN KAMI para kaum awam…
    20 rebo aja di terima udh seperti pengemis jalanan yg hanya pinter ngomong dengan ke ahlian nya “pak minta pak saya blom makan 2 hari ” <<< sama dengan polisi yg melakukan keahlian nya buat membodohi kau awam,,,,,

    buat anda yg pajak stnk mati silahkan membodohi yg membodohi anda di tilang tanpa kesalahan…

    bukan mengajari tapi saya kesel melihat para aparat kepolisian menyalah gunakan wewenang nya,,,
    bukan nya memperbaiki malah menyakiti

    warga bijak taat pajak,,,
    gmn mau biijak
    sebelom bayar pajak
    sudah di bajak

    cukup sekian pengalaman hari ini
    hahahahahaha

    ty ;d

    • karera 25 September 2013 pukul 10:57 AM

      setuju bgt…polisi lalulintas membodohi masyarakat awam cuma pngen minta uang 150rbu….g beda jauh sama pengemis….

  31. parno 6 Juli 2013 pukul 3:35 AM

    Up: penulis….
    Kenapa comment2 ήўà banyak yang tidak dijawab???
    Sudah habis jawaban, atau memang salah tafsir…??
    Kalo bener, kenapa takut bicara?
    #please…deh

  32. anonymous 6 Juli 2013 pukul 7:18 AM

    Yang bikin blog ini mungkin keluarga polisi kali ya atau memang polisi?? kalau ane sich mending di denda dispenda, toh akhirnya nanti pajak dan denda akan di bayarkan ketika perpanjangan STNK.

  33. Anonymous 12 Juli 2013 pukul 2:40 PM

    Apa tindakan jika terbukti Polisi melakukan penindakan tilang pada pengendara yang pajak motornya dah jatuh tempo?apa bisa dilaporkan pelanggaran ?

  34. bayarin pajak donk 21 Juli 2013 pukul 4:38 AM

    stnk habis bulan ini,pajak mati 2 thn………
    hadoooooooooooohhh

  35. apry ansyah didepn 23 Juli 2013 pukul 12:45 AM

    oh jdi masalah pajak mati bukan urusan polisi ea

  36. Mustawa 24 Juli 2013 pukul 8:55 AM

    Hati2 bung kalo memberi Tafsiran.Dan hati2 juga kalo Menjawab Pertanyaan dari Orang,mang anda siapa Polisi,?
    STNK Tanpa stempel pun berlaku dan Polisi tidak punya hak menilang pengendara di karenakan blm bayar Pajak.
    Kami dari keluarga Besar Kepolisian tidak membenarkan tulisan ini.
    awas bung kalo smpai tembus ke Polda anda bisa terkena pencemaran Nama Baik “KEPOLISIAN”karena telah menuduh polisi telah menerbitkan STNK yg tdk Sah/Bisa di sebut Palsu.
    bals Dong Koment2 nya..

    • Icho 7 November 2013 pukul 9:34 AM

      klu bgtu saya mau nanya pak, apa peraturannya klu telat bayar pajak artinya STNK mati dan tidak sah. dan polisi berhak menilang. kira” itu di undang” no berapa dan pasal berapa..??

      truss misalnya klo telat bayar pajak 1-2 bulan diartikan STNK tidak sah/ mati, truss harus bikin STNK baru dunk..?? truss apa gudannya masa berlaku STNK 5 tahun..??

  37. febrianryan 24 Juli 2013 pukul 10:55 PM

    Saya sangat setuju dgn anda.

  38. pzy 25 Juli 2013 pukul 7:29 AM

    kmaren ada razia di bandung, stnk saya abis bulan 5 kmaren, saya disuruh bayar denda 500rb. nego jadi300 rb. apeesss. . .

  39. sigit 26 Juli 2013 pukul 10:45 PM

    kalau gak paham benar jgn menyesatkan bro…. sah tidaknya stnk dari masa berlaku bukan kolom stempel bayar pajak… wah payah ini….

  40. nugroho 4 Agustus 2013 pukul 8:00 PM

    mobil sy plat B domisili di solo, STNK habis bln 10-2013
    kalo pajak nanti apa kendaraan harus di bawa ke jakarta juga, karna dgr2 hrs cek fisik? mengingat kondisi mobil tua saya ragu dibawa jarak jauh.
    mungkin juragan warung / pembaca punya solusi pajaknya bsbagaimana, mohon pencerahannya

  41. Lidya Siputih 25 Agustus 2013 pukul 1:03 AM

    [quote]
    Jadi kalau telat membayar pajak otomatis tidak dilakukan pengesahan tahunan di STNK, sehingga STNK dianggap tidak sah. Bila kendaraan kita sudah berumur 2 tahun berarti ada 2 cap/stempel pengesahan, kalau kosong ya artinya STNK tidak sah. Jelas kan sebabnya kenapa Polisi berhak menilang :)
    [/quote]

    @kilaubiru :
    Gila lu ndro… coba deh liat STNK lu…
    – MASA BERLAKU STNK 5 TAHUN
    – PAJAK 1 TAHUN

    dimana2 kl telat bayar pajek nggak di tilang.
    kecuali telat bayar pajek dan gx bawa STNK hehehe…

    NB: saran gue, postingan di blog lu ini di delete aja deh. dari pada di buli orang 1 indonesia :p

  42. yudi. dh 26 Agustus 2013 pukul 12:57 PM

    payah nih orang….

  43. ana sriwahyuni 28 Agustus 2013 pukul 6:52 PM

    makasih mas Admin, meskipun ada beberapa pro & kontra menanggapi artikel ini, bagi saya artikel ini memberikan saya gambaran tentang pajak STNK dan dendanya

    • xxx 13 September 2013 pukul 3:07 PM

      Kemaren ada razia karena pajak stnk telat 3bulan,kena tilang 100rb,karena gw awam sama yg nama’a denda tilang gw minta form biru aja biar urusan cepet beres,baru tau kalo ternyata pajak telat itu ga berhak ditilang,gmna sih pak polantas ko bisa melakukan hal demikian,bener2 ga punya hati bgt.buat besok2 kalo ada razia lagi bakal gw tunjukin deh blog ini.

  44. eko 20 September 2013 pukul 3:27 PM

    Klo emang di tilang tilang aja. Toh paling ikut sidang tilang cuma 30 rb untuk satu pasal yg dilanggar, klo motor ya. Mobil ya paling 45rb. Itu klo yg belum sempet bayar pajak, karena belum punya uang. Jangan mau di pinta duit sama polisi. Klo baik namanya ustad

  45. ibnuhakim 24 September 2013 pukul 11:26 AM

    masa berlaku stnk 5..bila pajak tidak dibyar 1-4 thun..polisi tidak berhak tilang..tpi >5 thun bro pak POLnya boleh bertindak

  46. Sehat bugar 25 September 2013 pukul 8:39 AM

    Kalau urusan pajak adalah wewenangnya kemenkeu, masalahnya kalo nggak bayar pajak nggak bakal dapet stnk baru itu udah satu paket. jadi bayarlah pajak dan berdoalah semoga uang pajak kita digunakan dengan baik dan benar..Amiiin

  47. dwi 25 September 2013 pukul 8:56 AM

    tp didaerah pertigaan pasir gombong,cikarang bekasi, pajak mati kena tilang…bahkan menunjukan pasal2 dan dendanya 500ribu.
    klo emang ditilang mw sidang g boleh….polisi 5 kerjasama ngancam low g mw bayar 250 ribu, motor ditahan.
    polisi macam apaan tuch…..

  48. Pingback: pajak STNK mati kena tilang polisi? | PERTAMAX7.com tapi belinya cukup premium ^_^

  49. Pingback: pajak STNK mati tetap ditilang polisi? wajar | PERTAMAX7.com tapi belinya cukup premium ^_^

  50. Ujang 28 September 2013 pukul 7:41 PM

    Polisinya sendiri aja masih bingung masalah ini, kayaknya perlu aturan yang jelas. Agar tidak terjadi eyel2an di jalan perlu sosialisasi.

  51. Asbudianto 18 Oktober 2013 pukul 12:17 PM

    Rakyat jangan disusahkan dengan pungutan liar dijalanan nyari duit halal skrng susah negara ini dibangun atas dasar kebijaksanaan bukan pemaksaan jadi saran saya tolong solusinya lewat himbauan dan teguran saja agar masyarakat lebih taat bayar pajak karena sdh jelas Konsekuensi denda pasti ada dan tentunya kita tidak harapkan ada Pungutan diluar itu lagi ^ _ ^

  52. awo 5 November 2013 pukul 3:25 PM

    Izin tanya ya, bisa ga kalau pajak tahunan motor itu kita bayar langsung 3 th atau 4 th sebelum jatuh tempo??Thanks

  53. ratna 13 Desember 2013 pukul 9:35 AM

    kalo bikin stnk yang hilang.. pajak nya mati 1 tahun dikenakan biaya berapa ?? kira-kira

  54. Kartolo 14 Desember 2013 pukul 2:56 PM

    kutipan:
    Jadi kalau telat membayar pajak otomatis tidak dilakukan pengesahan tahunan di STNK, sehingga STNK #dianggap# tidak sah.

    Enak ya, hukum positif di Indonesia berlaku dan ditegakkan melalui ANGGAPAN …. *ngakak* keenakan yang nganggap2 dong kalo gini caranya …. tulisan ngawur!

  55. hendry rachmat 15 Desember 2013 pukul 10:21 AM

    Kenapa klw kelewat 1 hari pun dlm pembayaran pajak di anggap 1 tahun??? Tolong penjelasannya yang tepat

  56. doyok 10 Januari 2014 pukul 5:39 AM

    ada perubahan gk yach tentang pajak di 2014..?

  57. yons 3 Februari 2014 pukul 4:12 PM

    tapi kalo nyalinya setengah…jangan dah malah panjang nanti urusan..ente kata A polisi bilang bcdefg..ujungnya duit…

    • derus 4 April 2014 pukul 11:48 PM

      jadi kalo pun di tilang karena pajak telat,, lalu yang di tulis di surat tilang pasal brp?? cm pngn tau,,

  58. andri 29 Juni 2014 pukul 5:49 PM

    pengen tau banget apa pengen di bilangin ke polisi

  59. andri 29 Juni 2014 pukul 5:50 PM

    kkwkwwkwkwk polisi gadungan mau pke duit aja cacat

  60. andri 29 Juni 2014 pukul 5:51 PM

    mardeleng kajojong o gtu ya kmu mau sya tangkap wkwkwkw

  61. andri 29 Juni 2014 pukul 5:52 PM

    sy mau tanya kapan mati ya
    pada koplak

  62. riyanti 5 Juli 2014 pukul 8:14 AM

    gan saya mau tanya ne. Bayar pajak motor tahunan kalau Wajib pajak pada STNK telah meninggal dunia dan KTP nya juga sdh tidak berlaku lagi. bagaimana caranya?? bayar denda juga tidak???

  63. Aly dfriendly 22 Agustus 2014 pukul 11:34 AM

    masalahnya adalah ketika mau bayar musti pake KTP yg punya, padahal motor belum balik nama dan pemilik pertama antah berantah…
    harusnya bayar pajak itu gak perlu nunjukin KTP asli yg punya, cukup stnk+pajak lama+BPKB asli/ dari leasing. jika ini diterapkan saya kira banyak yg pajaknya lunas.. soalnya kenapa? karena banyak yg uangnya pas2 an dan tidak mampu untuk menyuap petugas samsat untuk tembak KTP..
    kita bukanya tidak mau bayar pajak,, tetapi kami bayar pajak ditolak dengan alasan tidak ada KTP asli pemilik sebelumnya. padahal surat2 komplit ( STNK+BPKB+PAJAK LAMA)

  64. dara 19 September 2014 pukul 10:05 AM

    say beli motor yg pajang udah mati terhitung 12 tahun sampai sekarang, mita solusi buat ngehidupin pajak’a lagi gan tenk,,,,

  65. dara 19 September 2014 pukul 10:06 AM

    say beli motor yg pajak udah mati terhitung 12 tahun sampai sekarang, minta solusi buat ngehidupin pajak’a lagi gan tenk,,,,

  66. venamd 7 November 2014 pukul 12:08 AM

    UU No.22 Tahun 2009 Tentang LLAJ
    Pasal 70
    (1)
    Buku Pemilik Kendaraan Bermotor berlaku selama kepemilikannya tidak dipindahtangankan.
    (2)
    Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berlaku selama 5 (lima) tahun, yang harus dimintakan pengesahan setiap tahun.
    (3)
    Sebelum berakhirnya jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor wajib diajukan permohonan perpanjangan.

    Kalo kita baca ayat 2 pasal di atas mungkin admin ada benarnya juga

  67. Ian Har 4 Desember 2014 pukul 9:16 AM

    Mocer!, nga bisa seperti itu tetap mesti punya praduga tak bersalah, sebelum ada putusan…Pengadilan, sekarang yg namanya masalah pajak ya Samsat, kalau mau nilang petugas samsat. saya lebih etuju bekerja sama dengan polisi. baru itu tepat…brooooooooooo

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.705 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: